Demi Lindungi Ahok, Pemerintah Rela Melawan Hukum dan Memilih Mempertaruhkan Kestabilan Bangsa

posmetros.com - Eks relawan Jokowi, Ferdinand Hutahaean mempertanyakan ketegasan pemerintah dalam menegakan hukum atas kasus dugaan penista...


posmetros.com - Eks relawan Jokowi, Ferdinand Hutahaean mempertanyakan ketegasan pemerintah dalam menegakan hukum atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Pemerintah memilih melawan tuntutan penegakan hukum hanya untuk melindungi satu orang bernama Ahok. Pemerintah memilih mempertaruhkan kondusifitas dan keamanan serta kestabilan bangsa demi melindungi sang terlapor peninstaan agama bernama Ahok," kata Ferdinand pada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (30/10/2016).

Menurutnya, Ahok yang selalu mendefinisikan diri dengan konstitusi dan Pancasila sesungguhnya tidak paham tentang Pancasila dan Konstitusi.

"Siapapun pejabat negara tidak boleh arogan atas nama aturan dan jabatan menjadi semena-mena dan bisa bicara apapun serta boleh menistakan ajaran agama. Ini kekeliruan berpikir Ahok sehingga dia merasa lebih tinggi dari negara dan negara harus kalah kepadanya. Sungguh ini pelecehan terhadap Indonesia yang besar," tandasnya.

Untuk itu, ia meminta penegak hukum harus menindak segera laporan dari masyarakat mengenai dugaan penistaan yang dilakukan oleh Ahok.

"Kita minta dan memohon kepada TNI POLRI agar bersikap mengutamakan keselamatan bangsa dan negara diatas keselamatan seorang Ahok. Secara fisik, Ahok harus dilindungi dan dijaga karena itu hak konstitusi mendapatkan rasa aman. Namun secara hukum, Ahok tidak boleh dilindungi atas perilakunya yang diduga menistakan ajaran agama Islam," tegasnya.

"Hukum harus ditegakkan setara terhadap semua orang. Yurisprudensi atas kasus yang sama sudah banyak. MUI sebagai wadah berhimpunnya Ulama sudah tegas menyatakan bahwa Ahok menistakan ajaran agama Islam. Jika pendapat ulama tidak didengar lagi, pendapat siapa lagi yang dijadikan rujukan oleh kepolisian?," pungkasnya. [ts]

KOMENTAR

Ads

Nama

Bencana,1,Berita,2,Bisnis,5,Daerah,47,Ekonomi,13,HAM,1,Headline,119,Hukum,62,Internasional,1,International,15,Islam,27,Jakarta,53,Kriminal,9,Militer,1,Nasional,167,parawisata,1,Pendidikan,1,Peristiwa,144,Politik,111,sejarah,1,Selebriti,5,
ltr
item
PosmetroS | Portal Media Independen: Demi Lindungi Ahok, Pemerintah Rela Melawan Hukum dan Memilih Mempertaruhkan Kestabilan Bangsa
Demi Lindungi Ahok, Pemerintah Rela Melawan Hukum dan Memilih Mempertaruhkan Kestabilan Bangsa
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiG5rTTjKvg4W3S4bbN9r4siXSj2Dl1MglBer12sMZbaL_N83MW5qO3BmvXk-pTE7xxdXshGOuCT7EvGd4lnu8NhPsMW9F9JgM7CRlbYZgzlTCI7YrCrzzxuvx0mBUTm__MfUA0nfcmbWM/s640/jokowi+ahok+kpk.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiG5rTTjKvg4W3S4bbN9r4siXSj2Dl1MglBer12sMZbaL_N83MW5qO3BmvXk-pTE7xxdXshGOuCT7EvGd4lnu8NhPsMW9F9JgM7CRlbYZgzlTCI7YrCrzzxuvx0mBUTm__MfUA0nfcmbWM/s72-c/jokowi+ahok+kpk.jpg
PosmetroS | Portal Media Independen
https://posmetros.blogspot.com/2016/10/demi-lindungi-ahok-pemerintah-rela.html
https://posmetros.blogspot.com/
https://posmetros.blogspot.com/
https://posmetros.blogspot.com/2016/10/demi-lindungi-ahok-pemerintah-rela.html
true
4827191089507430327
UTF-8
Memuat Semua Posting Tidak ditemukan tulisan LIHAT SELURUH Baca selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Oleh Beranda HALAMAN POSTINGAN Lihat Seluruh DIREKOMENDASIKAN UNTUK ANDA LABEL ARSIP PENCARIAN SELURUH POSTINGAN Tidak menemukan postingan permintaan Anda Kembali Ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti KONTEN INI PREMIUM Silahkan Bagikan untuk Membuka Salin Seluruh Kode Pilih Seluruh Kode Seluruh kode telah tersalin ke papan klip Anda Tidak dapat menyalin kode / teks, silakan tekan [CTRL] + [C] (atau CMD + C dengan Mac) untuk menyalin