posmetros.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pesan moral untuk menengahi perdebatan publik atas pernyataan kontrovers...
posmetros.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan pesan moral untuk menengahi perdebatan publik atas pernyataan kontroversial calon Gubernur DKI Jakarta (petahana), Basuki Purnama alias Ahok, yang dianggap menista Alquran dan ajaran Islam.
"Ini keputusan hasil rapat gabungan, diikuti seluruh jajaran syuriah PBNU. Ini keputusan resmi dan organisatoris," kata Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini, di Kantor PBNU, Jakarta, Jumat, (28/10).
PBNU merasa perlu mengeluarkan sikap setelah mencermati eskalasi politik terkini, terutama di DKI Jakarta. PBNU juga mencermati rencana "Aksi Bela Islam II" pada Jumat 4 November mendatang.
Pesan moral PBNU itu terdiri dari lima poin. Pertama. mari menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pererat silaturahim antar komponen masyarakat. Berpecah adalah musuh utama dari ukhuwwah. Jaga ukhuwwah Wathoniyah dan Ukhuwwah Basyariyah agar Indonesia terbebas dari ancaman perpecahan.
Kedua, kepada seluruh pengurus NU dan warga NU untuk secara pro aktif menenangkan situasi, menjaga agar suasana yang aman dan damai tetap terpelihara dan tidak ikut-ikutan memperkeruh suasana dengan provokasi dan hasutan. PBNU melarang penggunaan simbol-simbol NU untuk tujuan-tujuan di luar kepentingan sebagaimana menjadi keputusan jamiyyah NU.
Ketiga, mengimbau kepada aparat kepolisian untuk segera melakukan tindakan dan langkah sesuai dengan prosedur hukum dan perundangan yang berlaku, agar dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat dengan tanpa mengabaikan asas praduga tak bersalah. Upaya ini harus dilakukan guna menghindarkan terjadinya yang cenderung menimbulkan kegaduhan dan anarki.
Keempat, kepada para pihak yang hendak menyalurkan aspirasi dengan berunjuk rasa, PBNU mengimbau agar tetap menjaga akhlakuk karimah dengan tetap menjaga ketertiban, menjaga kenyamanan lalu lintas dan dapat menjaga masyarakat demi keutuhan NKRI.
Kelima, PBNU mengajak umat menengadahkan tangan memohon petunjuk dan berdoa semoga Indonesia selalu diberi kesejukan dan kedamaian dalam perlindungan, penjagaan dan pertolongan Allah SWT. [rmol]

KOMENTAR